Jumat, 26 Juni 2009

Wapres Batal ke Taput, Penandatanganan Prasasti Marga Siregar Tidak Jadi * Syukuran Keluarga Besar Perkumpulan Marga Siregar Tetap 18 Juli
Posted in Berita Utama by Redaksi on Juni 26th, 2009
Medan (SIB)Rencana kunjungan kerja Wapres Jusuf Kalla ke Taput, Sabtu (27/6) batal dan penandatanganan prasasti Tugu Monumen Marga Siregar se Dunia di Kecamatan Muara Taput tidak jadi dilaksanakan. Namun syukuran tetap dilaksanakan sesuai jadwal, Sabtu (18/7) di Muara.Batalnya kunker tersebut mengingat waktu yang sangat pendek ditambah dengan kesibukan Wapres dengan tugas kenegaraan dan jadwal kampanye Capres yang begitu padat.“Diberitahukan kepada seluruh kelurga besar Siregar se Dunia bahwa penandatanganan prasasti Tugu Marga Siregar tidak jadi dilaksanakan. Namun agenda syukuran di Muara tetap dilaksanakan sesuai jadwal 18 Juli di Muara,” ucap Presiden Perkumpulan Raja Siregar se Dunia Ir Haji Yusuf Siregar kepada wartawan, Senin (22/6) di Medan.Yusuf Siregar menjelaskan, syukuran ini dilaksanakan sehubungan telah selesainya dilaksanaka renovasi tugu. Sebagai ucapan syukur kepada Tuhan maka keluarga besar Siregar melaksanakan syukuran yang dihadiri pomparan Siregar Boru Bere se Dunia.Memang ada rencana Punguan Siregar mengundang Wapres menandatangani prasasti tugu marga Siregar, mengingat Jusuf Kalla akan kunker melihat daerah Pariwisata di Muara Taput.Kunker tersebut sifatnya kenegaraan, dimana Wapres menurut rencana akan datang bersama Menteri Kebudayaan dan pariwisata Jero Wacik mengunjungi daerah objek wisata si Pincur Hutaginjang, Pulau Sibandang Muara sekaligus melakukan penghijauan dan menabur bibit ikan ke Danau Toba.“Itulah rencana kunker Wapres, segala sesuatunya sudah kita persiapkan termasuk 1000 batang bibit pohon utuk penghijauan dan bibit ikan,” jelas Yusuf Siregar.Fokus utama Punguan Marga Siregar adalah doa syukuran itu, bukan kunjungan kerja Wapres. Karena rencana tersebut sudah dijadwalkan, sedangkan penandatanganan prasasti monumen tidak pernah direncanakan.“Penandatanganan prasasti oleh Wapres tidak ada dalam perencanaan. Andaikan Wapres jedi datang, acara syukuran tetap dilaksanakan 18 Juli karena itulah agenda yang paling utama,” ungkapnya.Lebih lanjut dikatakan Jusuf Kalla, marga Siregar ada di mana-mana sehingga punguan marga ini tidak boleh digiring ke arah yang bernuansa politik. Artinya, marga Siregar ada di tiga pasangan Capres/Cawapres sehingga mereka bebas mendukung dan memilih pilihan berdasarkan hati nuraninya. Untuk itu Perkumpulan marga Siregar tidak mengintervensi anggotanya atau menggiring Perkumpulan untuk mendukung salah satu pasangan calon.Perkumpulan marga Siregar bukan miilk parpol atau pasangan Capres tertentu dan tidak bernuansa politis, perkumpulan kami ini sifatnya netral, tidak boleh digiring ke sana-kemari, tegasnya. (M24/u)
This entry was posted on Jumat, Juni 26th, 2009 at 10:10 and is filed under Berita Utama. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.
");
//-->



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentar anda


saran anda