Kamis, 25 Juni 2009

Tetap dukung SBY

DUKUNG SBY-BOEDIONO, GELIAT SEKOCI INDONESIA BERSATU
Dukungan terhadap kandidat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono terus mengalir. Ini geliat teman-teman SBY yang setia berjuang mendukungnya. Teman-teman SBY yang tergabung dalam Tim Sekoci Indoratu (Indonesia Bersatu), yang menggalang kegiatan sosial politik menggurita hingga tingkat kecematan.

 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sekoci Indonesia Raya Bersatu (Indoratu) ini geliatnya jauh sebelum SBY berhasil memenangkan pemilihan presiden (pilpres0 2004 lalu. LSM yang dipimpin Mayor Jenderal TNI-AD (Purn) Soeparpto ini bertugas membuat analisa intelejen, menggarap aksi teritorial, dan menggalang kegiatan politik hingga ke tingkat kecamatan.

''Struktur LSM yang menggurita hingga ke tingkat kecamatan ini menargetkan pemenangan SBY dalam Pilpres 2009,'' tegas AP Batubara, pengusaha dan politisi gaek PDI Perjuangan kepada Batak Pos belum lama ini.

AP mengatakan, Tim Sekoci yang terdaftar sebagai LSM “Sekoci Indoratu” ini tahun 2004 lalu bekerja keras meminggirkan Megawati Soekarnoputri rivalnya.Kini, tahun 2009 ini tim sekoci indoratu, satu dari lima tim siluman (bawah tanah,red) berhubungan langsung dengan SBY. Jadi, secara organisatoris tidak berada di bawah DPP Partai Demokrat.

Mulanya, lanjut AP Batubara. LSM Sekoci Indoratu berfungsi sebagai pengawas independen terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah daerah yang diprakarsai beberapa tokoh masyarakat yang didukung sepenuhnya kaum muda intelektual. Karena LSM ini salah satu program Presiden SBY yang berfungsi memantau dan mengawasi setiap kebijakan pemerintah daerah, khususnya dalam penggunaan anggaran agar berhasil guna dan tepat guna.

Jadi, kata AP Batubara, lewat kegiatannya memantau itu mereka menggeliat membangun kekuatan lewat kegiatan sosial politik mendukung SBY menang dalam Pilpres 2009.'' Tidak heran kalau ada anak-anak polisi, tentara di Gedung Joang belum lama mendeklarasikan akan mendukung SBY for President. Serta sejumlah elemen lain hingga parpol yang gelisah seperti PAN, PKS akhirnya ikut mendukung dengan 'sharing' power dan lainny,''papar AP Batubara.

PAN Mendukung
Partai Amanat Nasional (PAN) bahkan mengeluarkan surat edaran yang berisi sikap-sikap resmi partai terkait dukungan kepada SBY-Boediono. Anggota FPAN Patrialis Akbar di Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (19/5) mengatakan, surat edaran tersebut juga akan ditujukan kepada kader yang memberikan dukungan kepada capres-cawapres lain selain SBY-Boediono."Surat itu, memberitahukan PAN sudah berkoalisi dengan Demokrat dan mendukung SBY-Boediono. Ini sudah final, dan kami minta semua kader PAN mematuhi," ucap Patrialis Akbar.

Bagi kader pembangkang dan masih mendukung kepada partai atau pasangan capres-cawapres lain, PAN tidak akan memberikan sanksi. "Biarkanlah, nggak usah terlalu kaku, kan setiap orang punya hak dan secara institusi kita mendukung (Demokrat dan SBY-Boediono)," pungkasnya.

Halitu diamini Ekonom yang juga orang dekat Amien Rais, Drajat Wibowo. Menurutnya, selama ini PAN tidak pernah bingung menyikapi dukungan terhadap ketiga capres-cawapres. Tetapi pilihan PAN sudah ditetapkan mendukung SBY-Boediono.

Forsas Dukung SBY Berbudi
Forum Harmoni Nusantara (Forsas) yang mendirikan PIN (Pusat Informasi Nasional) di seluruh Indonesia, persisnya 22 provinsi untuk mendukung dan memenangkan SBY - Boediono di pilpres Juli 2009 mendatang. “Sesuai visi dan misi serta yang telah dilakukan Forsas dalam pileg 9 April 2009 lalu, kami konsisten bergerak di area politik pencitraan melalui program sosialisasi baik lewat media maupun langsung ke masyarakat,” jelas Ketua Umum PP Forsas, Survenov Sirait yang didampingi Sekjen, Adira Harahap dan Ketua Litbang, Sigismond Notodipuro.

Selama Pileg kemarin, Forsas berhasil melakukan politik pencitraan yang faktual, aktual, cerdas dan santun. Buktinya, dengan gerakan Forsas di dapil 7 Jatim dan wilayah Jawa Timur lainnya, Sumatera Utara, DKI, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Bali, Sumatera Selatan, Lampung, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan Papua telah membuahkan hasil. “Berbekal pengalaman kami tersebut, Forsas akan memperkuat aktifitas politiknya di propinsi lainnya. Sebagai tanda kekhasan Forsas, kami menamakannya PIN SBY - Boediono,” sambung Sekjen Adira Harahap.

“Aktivitas utama yang akan dilakukan PIN SBY – Boediono adalah melakukan pencitraan terhadap pasangan SBY - Boediono sebagai capres-cawapres 2009-2014, sosialisasi kebijakan Pro Rakyat, serta melakukan counter terhadap black campaign dari pihak manapun,” imbuh Ketua Litbang, Sigismond Notodipuro yang juga ditunjuk sebagai Koordinator Pusat PIN SBY – Boediono.

Semua aktivitas, lanjut Sigismon, itu dilakukan melalui publikasi media massa, spanduk, leaflet, kaos, sticker dan lainnya. Namun dalam perjalanannya tidak tertutup kemungkinan PIN SBY - Boediono berfungsi sebagai ujung tombak penggalangan massa yang berempati terhadap perjuangan Forsas untuk memenangkan pasangan SBY - Boediono dalam pilpres Juli 2009 mendatang. “Dalam menjalankan PIN SBY - Boediono, saya instruksikan seluruh kader Forsas di 22 propinsi untuk tetap cerdas, santun, jujur dan amanah sesuai karakter Pak SBY yang kita usung sebagai capres 2009-2014,” ucap Survenov.

Forsas ormas independen dan didanai secara independen, dideklarasikan 22 Januari 2008 di Jakarta. Saat ini, Forsas sudah ada di 22 provinsi dengan jaringan di hampir seluruh kabupaten di provinsi tersebut. Forsas mensosialisasi kebijakan-kebijakan pro rakyat Pemerintahan SBY, membangun dan menjaga citra positif SBY, serta menangkal isu-isu pemberitaan negatif seputar Pemerintahan SBY maupun kehormatan pribadi SBY.*isk-cw04

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentar anda


saran anda