Kamis, 25 Juni 2009

Pengusaha KOPI asal Jepang Berkunjung Ke Kec. Lintongnihuta dan Paranginan Untuk peinjauan Langsung

Pengusaha KOPI asal Jepang Berkunjung Ke Kec. Lintongnihuta dan Paranginan Untuk peinjauan Langsung


Horas,,, Humbahas

Doloksanggul (SIB)
Sebanyak 30 warga Jepang yang tergabung dalam asosiasi pengusaha kopi Jepang dipimpin Mr Suzuki berkunjung ke Kecamatan Lintongnihuta dan Peranginan Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Senin (21/1), untuk melihat langsung budi daya tanaman kopi, mulai dari proses penanaman, pemetikan, pengupasan dan pengolahan kopi sampai pada proses ekspor.
Kunjungan ke “Bona Pasogit� itu atas kerjasama Asosiasi Pengusaha Kopi Sumatera Utara dengan Asosiasi Jepang.
Rombongan memilih ke Kecamatan Lintongnihuta dan Peranginan yang disebut dengan “Kopi Lintong�. Rombongan diterima Asosiasi Petani Kopi Lintong Organik (APKLO) Kadis Pertanian Ir Batahan Pangaribuan dan Kabag Infokom Osborn Siahaan BA.
Rombongan mengunjungi kebun kopi rakyat di Desa Sigumpar Kecamatan Lintongnihuta dan Desa Pearung Kecamatan Peranginan. Di Desa Pearung, rombongan mengunjungi kebun kopi mantan Kepala Desa Pearung Parpunguan Siregar. Bahkan warga Jepang itu menyempatkan diri melihat objek wisata Sipinsur Pearung yang saat ini sedang ditata Pemkab Humbang Hasundutan.
Manaor Sihombing mengatakan “ Kopi Lintong� asal Lintongnihuta sudah menembus pasaran dunia sejak tahun 2003, diantaranya ke Tullis Coffee, Wataru, Junicof di Jepang, Twin UK di Inggris dan Green Coffee di Belanda.
Sesuai data, terakhir ekspor dilakukan tahun 2007 lalu dengan jumlah 200 ton.Seusai mengunjungi lokasi kebun kopi, Mr Suzuki mengatakan sangat salut melihat budi daya kopi tersebut. “Selama ini kami mengenal “Kopi Lintong� dan kami sangat mencintainya,� ujar Mr Suzuki melalui penerjemahnya.
Maddin Sihombing memaparkan luas perkebunan kopi di Humbahas 11.375 Ha dengan hasil produksi 7800 ton per tahunnya. Ditargetkan untuk tahun 2008 akan ada pabrik pengolahan kopi siap saji di Humbang Hasundutan dan kini sudah tersedia lahan kopi organik di Humbahas seluas 350 ha.
“Melalui kunjungan tersebut akan ada kerjasama dengan masyarakat Jepang. Harapan masyarakat Humbahas semoga masyarakat Jepang semakin senang dan mencintai kopi Lintong� kata Maddin. Maddin Sihombing memaparkan secara singkat budi daya jamur tiram di Kecamatan Onanganjang dimana produksinya saat ini mencapai 50s/d 60 kg per harinya. (T10)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentar anda


saran anda